Mira12’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Apem Saus Durian

Posted by mira12 on August 26, 2008

Bahan Biang:
2 sdm tepung beras
1 sdt baking powder
50 ml air

Bahan Apem:
700 ml santan dari 1 btr kelapa
2 lbr daun pandan
¼ sdt garam
200 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
30 gr tepung terigu
50 gr gula pasir

Saus Durian:
500 ml santan ½ btr kelapa
150 gr gula merah, sisir
100 gr buah durian
1 lbr daun pandan
¼ sdt garam

Cara Membuat:
1. Campur semua biang hingga rata, diamkan selama 15 menit.
2. Rebus santan, gula pasir, dan pandan sampai mendidih, angkat lalu dinginkan.
3. Aduk tepung terigu, tepung beras, tepung kanji, dan tuang santan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai lembut.
4. Tambahkan campuran biang, aduk rata. Diamkan selama 15 menit.
5. Panaskan wajan cara bikang dengan api kecil, olesi dengan minyak. Tuang adonan dan masak sampai matang dan berlubang-lubang. Angkat, sajikan apem dengan saus durian.
6. Saus durian: campur semua bahan saus durian, aduk-aduk sampai mendidih. Angkat lalu saring

Untuk 6 orang

Posted in wanita | Leave a Comment »

12 Tips Merawat Batik

Posted by mira12 on August 26, 2008

Batik memang sedang tren. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat batik kesayangan.

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.

2. Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.

3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.

4. Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.

5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.

6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

8. Jika sudah dijemur, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.

11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

Posted in wanita | Leave a Comment »

Spirit Baru Busana Muslim

Posted by mira12 on August 26, 2008

Kamis, 24 Juli 2008 | 12:03 WIB

Kini, penggunaan busana muslim tidak hanya terbatas pada acara pengajian atau hari raya umat Islam saja. Menutup rapat seluruh bagian tubuh yang dianggap aurat telah menjadi gaya berbusana sebagian besar wanita muslim di tanah air.

Meski demikian keinginan para muslimah untuk menutup diri tersebut tak terlepas dari keinginan untuk tetap tampil modis dan penuh gaya. Hal itu mendorong para perancang untuk terus berkreasi mencari bentuk-bentuk baru yang kaya alternatif. Sehingga bila bicara tentang busana muslimah, pilihan tidak hanya terpaku pada gamis, busana bergaya tunik atau abaya penuh payet, bermanik, dan berbordir.

Para perancang yang tergabung dalam Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) selama beberapa tahun terakhir ini rutin menggelar peragaan busana untuk menyajikan tren mode busana muslim terkini. Tahun ini, 10 perancang APPMI menggelar acara bertajuk Sutera Ramadhan – The New Idul Fitri 2008 Collection.

Dalam peragaan yang berlangsung di The Cascade Lounge Hotel Mulia, Jakarta (21/7), ditampilkan busana berpotongan tunik hingga bergaris empire line. Meski serba tertutup tapi para perancang tetap mengedepankan unsur kenyamanan dan kepraktisan, sehingga berkesan ringan.

Salah seorang desainer, Nuniek Mawardi, anggota APPMI dari Jawa Barat, menampilkan busana muslim bertema “Exo Playism” yang terinspirasi dari keindahan tenun ikat Nusa Tenggara Timur dan warna-warni fantastik lukisan Mesir Kuno. Kombinasi warna tenun ikat NTT tampil dalam paduan toska, hijau, biru, dan ungu dengan merah, fuschia, kuning, dan oranye.

“Saya memang ingin menampilkan busana yang dinamis, nggak berlebihan, tapi tidak minimalis,” katanya disela acara pergelaran. Busana yang ditampilkan pun terlihat chic, berupa tunik-tunik selutut yang dipadankan dengan legging rajutan yang unik.

Desainer lain yang sore hari itu menggelar rancangannya, diantaranya Hannie Hananto, Jeny Tjahyawati, Merry Pramono, Adi Medina, Toera Imara, Ade Listiyani, Lia Afif, Nuniek Mawardi, Herman Nuari, dan Raizal Rais.

Islamic Fashion Festival

Sementara itu, selang satu hari setelah APPMI, digelar Islamic Fashion Festival (IFF) yang berlangsung dua hari di hotel Dharmawangsa, Jakarta. Parade busana muslim yang kreatif, gaya, sarat detail, ditampilkan oleh perancang dari Indonesia dan Malaysia.

Menurut ketua panitia, Dato Raja Rezza Shah, IFF merupakan ajakan halus tanpa paksaan dalam menghimbau para muslimah untuk menutup diri. Karena itu, pilihan busana yang ditawarkan pun bervariasi dari yang memiliki ketertutupan minimal berupa selendang dan terlihat rambutnya, hingga yang tertutup maksimal.

IFF diikuti 20 perancang. Dari Indonesia ada Biyan, Itang Yunasz, Sebastian Gunawan, Merdi Sihombing, Sekolah Mode ESMOD, Barli Asmara, Samuel Wattimena, Musa Widyatmojo, dan Meeta Fauzan. Sedangkan Malaysia mengikutkan perancang Albert King, Datin Sharifah Kirana, Iszal Citra, Andy Salleh, Aktif Bestari, Tengku Fara, Tangoo, Shareza Muslim, Defrico Audy, Adesagi, dan Calvin Thoo.

Pada hari kedua penyelenggaraan IFF, beberapa desainer mengangkat keunikan budaya lokal dalam detail ornamen, bahan, atau ide dasar yang menjiwai seluruh desainnya. Seperti yang ingin ditampilkan Merdi Sihombing dengan Songket Collection sebagai pembuka hari kedua.

Model baju kurung dari kain songket warna ungu muda terlihat cantikdengan kerudung putih. “Koleksi ini memang ide dasarnya mengangkat apa yang dari alam Indonesia diadaptasi untuk baju muslim untuk acara pesta,” ujar Merdi kepada Kompas.com.

Uniknya, teknik pembuatan detil ornamen swarovski pada tenun dilakukan bersamaan saat proses tenun (wave-in), biasanya hanya dijahit pada bahan tenun yang sudah jadi. “Dari segi pewarnaan juga alami dengan akar, batang, daun dari tanaman-tanaman yang ada di tanah air,” jelasnya.

Teknik tersebut, menurut Merdi, belum pernah digunakan di Indonesia bahkan di dunia. “Pemilihan benang untuk selendang ulos pun saya pake bahan yang ringan, selama ini kan ulos selalu berbahan kaku dan tebal. Saya ingin ciptakan ulos yang nyaman dipakai,” ungkapnya

Lain lagi dengan desainer muda Barli Asmara yang lebih menekankan jiwa muda, meskipun ide karyanya juga berawal dari tenun Bali. Ia menampilkan model empire line, rok bertumpuk-tumpuk dengan detil ornamen kristal swarovski dalam balutan warna lembut seperti abu-abu dan peach.

Selain busana muslim, ditampilkan pula pakaian renang. Desain pakaian renang perempuan muslim dengan warna-warna modern juga tampak dalam karya Aktif Bestari yang ready to wear.

Karya para desainer dari berbagai negara tersebut menunjukkan padu padan dan pilihan motif yang tak biasa ternyata bisa memberi inspirasi luar biasa. Begitulah Islamic Fashion Festival 2008 kali ini, inspirasi dari budaya dan jiwa muda melahirkan spirit baru bagi dunia fashion muslim dengan pilihan tema beragam.

Posted in wanita | Leave a Comment »

Kapan KPK Turun Ke DPRD, Rakyat Menunggu

Posted by mira12 on August 26, 2008

Jika diikuti perkembangan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun cukup menggembirakan jika ditilik pada jajaran atas. Jika dilihat jajaran menengah, belum banyak tersentuh apalagi jajaran bawah. Atau memang jajaran menengah itu bukan lagi urusan KPK sudah masuk ke bidang urusan jaksa dan polisi? Tapi bagaimana pun bukan hanya tingkat atas yang korupsi tapi lebih banyak di jajaran menengah, karena memang bidang kegiatan lebih banyak di jajaran itu. Pertanyaan dari rakyat adalah apakah hanya jajaran atas saja yang menjadi sasaran KPK? Jika ikut jajaran menengah kapan pula turun ke sana?

Ada orang tua membisikkan kepada orang muda saat menghadiri upacara perayaan 17 Agustus yang baru lalu, kapan KPK turun ke DPRD ? Orang muda itu menjawab sekaligus bertanya, apa memang KPK itu ikut berperan menyelidiki tugas DPRD di provinsi, kabupaten dan kota ? Orang tua itu menjelaskan, setahu saya, tidak ada batasan tugas dari KPK.

Kalangan atas, menengah dan bawah, sama saja, karena kejahatan keuangan negara itu sama- sama merugikan negara dan bangsa. Bahkan sudah bertekad korupsi itu adalah musuh negara yang harus diperangi. Jika demikian tentu hanya menunggu waktu kapan mereka turun ke level menengah dan sudah memeriksa beberpa gubernur, walikota dan bupati. Bahkan anggota DPRD pun sudah ada yang terseret dan dihukum.

Memang belakangan ini sedang memanas dan ramai dalam kaitan kucuran dana yang mengalir ke DPR dan pejabat lain. Bidikan ke sana bukan berarti menghentikan pemeriksaan mengenai BLBI dan kejahatan lainnya. Jalan terus hanya tidak dibuat terbuka, demi ketenangan pemeriksaan.

Saya selaku rakyat mengharapkan agar KPK turun juga ke DPRD karena daerah cukup banyak, perlu waktu yang lebih banyak lagi. Memang korupsi ditingkat atas lebih banyak secara perorangan, tapi jika korupsi di DPRD atau daerah tidak sebanyak yang di pusat secara perorangan.

Tapi jika dijumlah dari seluruh daerah, tentu akan jauh lebih banyak lagi. Satu contoh seorang anggota DPR terima Rp300 juta uang sogok, seorang anggota DPRD terima Rp 3 juta tapi yang menerima seperti itu ada 2000 anggota DPRD. Tiga juta tidak seberapa, tapi dikumpulkan yang habis uang megara/rakyat sudah Rp6 miliar. Itulah namanya yang kecil itu lebih besar jumlahnya. Apa ini dibiarkan karena diucapkan terima suap Rp3 juta jadi dianggap sepele? Berapa banyak menerima yang serupa?

Semoga harapan rakyat ini dapat didengar dan diterima akal sehat pihak penegak hukum apakah polisi, jaksa terlebih KPK. Lihat kerugian negara secara keseluruhan. Bukan sepotong-sepotong seperti kepala dinas membagi-bagi proyek supaya tidak terkena wajib tender.

Terlalu banyak akal-akalan di negara ini, untuk menguras uang rakyat demi kantong pejabat. Karena itu KPK sudah perlu segera turun ke DPRD karena di sana juga sering kucuran dana dalam meloloskan proyek. ketika membicarakan anggaran. setiap tahun. ( Marihot Siagian di Glugur Medan )

Posted in Politik | Leave a Comment »

Petinggi Golkar-PDIP Bertemu Di Ancol

Posted by mira12 on August 26, 2008

Jakarta ( Berita ) : Tokoh utama dua partai besar yang menguasai parlemen, Partai Golkar dan PDI Perjuangan, bertemu di Silaturahmi Nasional (Silatnas) Dewan Penasihat (Wanhat) Partai Golkar di Ancol Jakarta Utara, Senin [25/08] .

pdip.jpg


/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:”"; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} SILATURAHMI.: Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar, Surya Paloh (kanan) disaksikan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Jusuf Kalla (2 kanan), Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono (kiri) dan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat DPP PDIP, Taufik Kiemas (2 kiri) mengangkat palu gong saat membuka acara Silaturahmi Nasional Dewan Penasihat Partai Golkar 2008 di Jakarta, Senin (25/8). Silaturahmi itu digelar guna meningkatkan kemampuan Dewan Penasihat Partai Golkar untuk memenangkan Pemilu 2009 di mana Golkar menargetkan perolehan suara Pemilu 2009 sebesar 30 persen. ( Photo Ant )

Tokoh PDI Perjuangan yang hadir, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufiq Kiemas, Sekjen PDIP Pramono Anung, Ketua DPP PDI Perjuangan Panda Nababan dan Maruarar Sirait.

Sedangkan dari Partai Golkar hadir jajaran Dewan Penasihat yang dipimpin Ketuanya, Surya Paloh, Ketua Umum DPP Golkar Jusuf Kalla serta pengurus DPP Golkar lainnya, seperti Wakil Ketua Umum Agung Laksono, Ketua DPP Golkar Theo Sambuaga dan Priyo Budi Santoso.

Silatnas ini diikuti sekitar 500 tokoh Golkar se-Indonesia. Sedangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Penasihat Partai Demokrat (PD) tidak menghadiri pertemuan tersebut. Taufiq Kiemas menyambut baik Silatnas Wanhat Golkar yang mempertemukan pimpinan kedua partai besar. Pertemuan seperti ini penting untuk membicarakan kemungkinan kerjasama menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2009.

Taufiq mengisyaratkan bahwa PDI Perjuangan membuka peluang berkoalisi pada Pemilihan Presiden. Dia menyatakan, pihaknya tidak terlalu memikirkan apakah Golkar atau PDIP yang memenangi Pemilu, tetapi yang penting kedua partai menjalin kerjasama.

Taufiq yakin, pemenang Pemilu 2009 akan dipegang Golkar atau PDIP. “Saya tidak tahu apakah PDI Perjuangan atau Golkar. Tetapi yang lain (di luar kedua partai) pasti kalah,” katanya. Dia menyatakan, kerjasama itu harus dijalin sejak sekarang, yaitu sebelum Pemilu berlangsung. Kerjasama itu tidak mungkin tanpa dirintis dari sekarang.

Taufiq mengemukakan, sulit bagi kedua partai bekerjasama bila dilakukan setelah Pemilu 2009. Surya Paloh juga mengapresiasi kehadiran Taufiq Kiemas dalam Silatnas Wanhat Partai Golkar. Surya juga mengisyaratkan kemungkinan terjadinya kerjasama kedua partai. “Kita membutuhkan aliansi strategis dengan PDI Perjuangan,” katanya.

Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso lebih mempertegas kemungkinan kerjasama itu. Bahkan ada pemikiran untuk menciptakan duet JK-Mega atau Mega-JK. Namun hal itu baru sebatas pemikiran yang belum pernah dibahas secara resmi oleh Golkar karena untuk menjalin koalisi masih harus dibicarakan dalam forum resmi partai. Untuk menentukan koalisi, kata Priyo, juga masih harus ditentukan berdasarkan hasil Pemilu 2009.

Posted in Politik | Leave a Comment »

ASI Selamatkan 30 Ribu Bayi Indonesia

Posted by mira12 on August 26, 2008

Ibu-ibu di Okaba, Kabupaten Merauke, Papua, 4 Agustus 2008, sambil mengasuh anaknya bercengkerama di beranda rumah. Asupan gizi bagi anak di bawah dua tahun sangat didukung oleh air susu ibu. Kesadaran dan kemauan ibu untuk memberikan air susunya sangat membantu membentuk tumbuh kembang anak menjadi generasi penerus yang handal di Papua.

Jumat, 22 Agustus 2008 | 16:26 WIB

JAYAPURA, JUMAT – World Vision bekerja sama dengan mitra lokalnya Wahana Visi Indonesia mengadakan kampanye mendukung ibu menyusui di Jayapura pada 21dan 22 Agustus 2008. Kegiatan ini dilangsungkan bersamaan dengan peringatan Pekan ASI Sedunia, mengkampanyekan Inisiasi Menyusu Dini atau IMD untuk mengurangi risiko kematian bayi yang baru lahir.

“IMD dapat menyelamatkan sekurangnya 30 ribu bayi Indonesia yang meninggal bulan pertama kelahirannya,” ungkap dr. Utami Roesli, pakar ASI di tingkat nasion al saat menjadi pembicara dalam talkshow, Jumat (22/8), di Plaza Papua Trade Center Entrop, Jayapura, Papua.

Turut hadir sebagai pembicara Ibu Barnabas Suebu (Tim Penggerak PKK Provinsi), dr. Bagus Sukaswara (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua), dan Roriwo Karetji (Manajer Regio Papua Wahana Visi Indonesia) .

Berikut beberapa materi yang didiskusikan mengenai mitos dan fakta mengenai ASI yang dibahas dalam diskusi itu:

- Hingga usia 6 bulan, air susu ibu (ASI) saja tidak cukup bagi bayi
- Menyusui membuat payudara kendur
- Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI
- Kombinasi susu formula dan ASI adalah yang terbaik bagi bayi

Pernyataan-pernyataan di atas hanyalah sebagian dari banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar ASI. Dipercaya, meskipun tidak terbukti kebenarannya. Air Susu Ibu (ASI) mengandung semua yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang, dan keunggulannya tidak bisa ditandingi oleh susu formula manapun.

Enam bulan pertama setelah lahir, bayi seharusnya mendapat ASI saja (ASI Eksklusif) tanpa tambahan makanan dan minuman lainnya. ASI ekslusif terbukti berperan penting dalam kesehatan, kekebalan tubuh anak, kecerdasan anak, bahkan untuk menurunkan risiko penyakit-penyakit kronis saat dewasa nanti.

Walaupun ASI sangat baik, dalam kenyataannya di Indonesia hanya 40% bayi yang memperoleh ASI ekslusif. Masih banyak informasi sekitar pentingnya pemberian ASI yang perlu diungkapkan. Gencarnya promosi susu formula menyebabkan banyak ibu maupun petugas kesehatan memilih susu formula yang mahal daripada ASI. “Ataupun keengganan banyak ibu memberikan ASI bagi anaknya karena adanya mitos hal tersebut dapat mempengaruhi bentuk fisik ibu,” ungkap Roriwo Karetji, Manajer Wahana Visi Indonesia untuk regio Papua.

Pekan ASI Sedunia 2008 merupakan momentum tepat untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya ASI bagi kelangsungan hidup anak. Tahun ini, Pekan ASI mengangkat tema “Dukungan untuk Ibu Menyusui: Mencapai Standard Emas”. Semua pihak diharapkan berperanserta aktif mendukung Ibu untuk dapat menyusui.

World Vision secara khusus mengampanyekan kegiatan menyusui sebagai sebuah pilihan yang bijaksana, dengan harapan para ibu tak berhenti memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anak.

Posted in Kesehatan | Leave a Comment »

Pemerintah Jangan Ekploitasi Papua Semata

Posted by mira12 on August 26, 2008

Pengetahuan Indonesia atau LIPI Dr Muridan S Widjojo menyatakan, pemerintah mestinya memberikan kesempatan lebih besar kepada masyarakat Papua untuk lebih cepat berkembang.

Salah satu caranya adalah dengan memberi kesempatan bagi pemerintah daerah Papua untuk menangani permasalahan dan kebutuhan akan membuat Papua sesuai aspirasi masyarakatnya.

“Selama ini pemerintah hanya mengeksploitasi sumber daya alam Papua saja, tanpa memberikan sesuatu yang memadahi untuk perkembangan dan kemajuan Papua,” kata Muridan di Jakarta, Selasa (26/8).

Muridan menambahkan, sebagai penyumbang pendapatan negara terbesar Papua seharusnya diberikan fasilitas yang sama dengan daerah lain yang ada di Indonesia, baik sarana dan prasarana.

“Semua sarana dan prasarana yang ada di daerah lain di Indonesia juga harus dibangun di Papua. Baik dalam hal politik maupun ekonomi,” katanya.

Ia memberi contoh, kalau Nanggroe Aceh Darussalam boleh mempunyai partai lokal, bahkan terbentuk enam parpol lokal, tetapi itu tidak bisa dilaksanakan di Papua.

Keberadaan parpol lokal diharapkan lebih bisa menjaring aspirasi masyarakat luas Papua untuk membangun daerahnya. Sebab, tambah Muridan, selama 10 tahun reformasi dijalankan rakyat Papua belum mengalami perubahan berarti. “Kondisi mereka masih stagnan, tidak ada yang berubah. Karena aspirasinya jarang didengar pemerintah pusat,” ungkapnya.

Muridan berpendapat, Papua dapat berkembang bilamana semua penegak hukum, parpol, pimpinan daerah, maupun kota yang ada di Papua dipimpin orang asli Papua, sehingga mereka punya misi dan visi yang sama dalam membangun Papua. (C11-08).

Untuk membangun Papua dengan basis otonomi daerah, maka Papua harus diberikan perlakuan yang sama dengan daerah maupun pulau-pulau lain yang ada di Indonesia. Sebab, dengan cara otonomi yang benar Papua akan lebih cepat berkembang dan mampu membangun daerah sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan rakyat Papua.

Menurut Dr Muridan S Widjojo dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dengan memberikan kewenangan lebih besar kepada Pemda Papua dalam menangani semua permasalahan dan kebutuhan akan membuat Papua akan lebih cepat berkembang.

Posted in Politik | Leave a Comment »

RI Harapkan Putaran Doha Kembali Berlangsung September

Posted by mira12 on August 26, 2008

Jakarta ( Berita ) : Pemerintah Indonesia mengharapkan perundingan putaran Doha yang gagal mencapai kesepakatan beberapa waktu yang lalu dapat kembali dilangsungkan September mendatang.

Juru bicara Kepresidenan bidang luar negeri Dino Patti Djalal dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin [25/08] , mengatakan harapan itu terkait dengan akan berlangsungnya pemilihan Presiden di Amerika Serikat.

“Alasan Indonesia karena di AS akan ada pemilu, kita mengharapkan sebelum adanya presiden baru dan ‘political cycle’ belum membeku,” katanya.

Dino mengatakan masih ada peluang untuk menuntaskan putaran Doha tersebut sehingga mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Ia menjelaskan dalam tiga hingga empat hari terakhir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan lobi terkait hal itu. “Presiden memberikan perhatian pada pembicaraan putaran Doha. Bila ini gagal akan memberikan pengaruh buruk termasuk bagi Indonesia,” katanya.

Dino mengatakan pada Kamis (21/8), Presiden Yudhoyono telah menelepon Presiden Brasil Lula Da Silva, sementara pada Jumat (22/8) mengirimkan surat pada Presiden China Hu Jintao yang dititipkan melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berkunjung ke Beijing.

“Pada Sabtu (23/8) dari kediaman di Cikeas melakukan pembicaraan pertelepon dengan PM India Manmohan Singh,” katanya.

Menurut Dino, dalam tiga kontak yang dilakukan oleh Presiden, ketiganya menyampaikan tentang keprihatinan masih terhambatnya pembicaraan putaran Doha dan mendorong kembali berlangsungnya negosiasi.

“Indonesia sebagai koordinator G 33 dan anggota G 20 akan terus berupaya agar hasil pembicaraan putaran Doha dapat berhasil,” ungkap Dino.

Presiden, menurut Dino, menyampaikan perlu adanya koordinasi diplomatik sehingga kompromi dapat dicapai dan perlunya ada upaya menjembatani. Saat ini, kata Dino, putaran Doha sudah mencapai kesepakatan 90 persen, tinggal 10 persen terkait mekanisme teknis yang masih alot untuk disepakati. ( ant )

Posted in Politik | Leave a Comment »

Anggaran Pendidikan Sulsel Tertinggi Di Luar Jawa

Posted by mira12 on August 26, 2008

Makassar ( Berita ) : Anggaran pendidikan yang dialokasikan dalam APBN untuk provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) 2008 tercatat yang tertinggi untuk wilayah luar Jawa.

“Anggaran pendidikan yang terbesar untuk wilayah luar Jawa pada 2009 adalah Sulsel setelah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Ketua tim Komisi X DPR-RI, Prof. Dr. Anwar Arifin di Makassar, Senin [25/08] .

Meski tidak menyebut secara pasti jumlah anggaran pendidikan untuk wilayah Sulsel ini, namun legislator Golkar ini mengaku senang karena pemerintah telah mengganggarkan 20 persen untuk pendidikan dalam APBN.

Menurut Anwar Arifin pada, tahun 2009, anggaran pendidikan mencapai sekitar Rp220 triliun, anggaran tersebut akan dialokasikan untuk perpustakaan sekolah dan pengadaan taman bacaan.

Dengan anggaran sebanyak itu diharapkan tidak ada lagi pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah dan sejumlah anak-anak di Makassar, tidak ada yang buta huruf, “termasuk program wajib belajar sembilan tahun, harus dilaksanakan orang tua dan pemerintah setempat, “ujar mantan Rektor UVRI Makassar itu.

Selain itu, sebagian dana ini akan digunakan untuk meningkatkan jumlah kualitas dan kesejahteraan para guru serta dosen dan pengembangan ilmu kedokteran, farmasi, pertanian dan hukum di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Pengembangan ilmu tertentu juga akan dilakukan di Politeknik Unhas pada terapan ilmu maritim serta pendidikan dan psikologi di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Setiap universitas diberikan kesempatan untuk melakukan pengembangan ilmu sesuai dengan kebutuhan, jelas Anwar Arifin dan menambahkan bahwa tahun 2009 nanti, sebanyak 100 ribu guru akan memasuki masa pensiun.

Untuk Itu akan dilakukan program ganti untuk merelokasi ratusan guru yang akan memasuki masa pensiun dan di KTI, program tersebut akan dilakukan UNM dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang telah menulis buku sebanyak 36 judul buku. ( ant )

Posted in Pendidikan | Leave a Comment »

Presiden SBY Terima Kunjungan Raja Swaziland

Posted by mira12 on August 26, 2008

Jakarta ( Berita ) : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin [25/08] , menerima kunjungan Raja Swaziland, Mswasti III di Istana Merdeka Jakarta. Raja Swaziland tiba di Istana Negara pada pukul 11.00 WIB dan disambut oleh Presiden beserta Ibu Ani Yudhoyono di teras Istana Negara.

Raja Mswasti III dalam kunjungan kerjanya di Indonesia, didampingi oleh permaisuri dan sejumlah pejabat Swaziland. Presiden Yudhoyono dan Raja Mswasti III akan melakukan pembicaraan bilateral terkait kerjasama kedua negara. Kerajaan Swaziland dengan luas wilayah sebesar 17.364 km2 ini berbatasan dengan Mozambik di Timur sebelah dan Afrika Selatan di sebelah Barat.

Kembangkan Kerja Sama

Pemerintah Indonesia siap mengembangkan kerja sama teknis dengan Swaziland yang berada di benua Afrika di sejumlah bidang sehingga saling menguntungkan kedua negara.

Juru bicara Kepresidenan bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di kantor Kepresidenan Jakarta, Senin, mengatakan hal itu dibicarakan dalam pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Raja Mswasti III di Istana Merdeka.

“Presiden menawarkan kerja sama teknis di bidang pendidikan dan pertanian. Untuk bidang pendidikan kerja sama dilakukan dengan pemberian bantuan beasiswa,” katanya. Sementara itu di bidang kerjasama ekonomi, nilai perdagangan RI dan Swaziland mencapai 21 juta dolar AS/tahun .

“Presiden mengharapkan ada peningkatan nilai perdagangan dan kerja sama di sektor tersebut,” kata Dino. Indonesia dan Swaziland telah membentuk komisi bersama pada 2004 untuk membahas peningkatan hubungan kedua negara dalam berbagai sektor. “Joint Commision diharapkan akan melakukan pertemuan pada akhir tahun ini,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan selamat pada Raja Mswasti III atas peringatan 40 tahun kemerdekaan Swaziland dan juga ulang tahun Mswasti III yang memasuki usia 40 tahun.

Presiden saat menerima kunjungan kerja Raja Mswasti III didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Radjasa dan Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Sugeng Rahardjo. ( ant )

Posted in Politik | Leave a Comment »